Apa yg membuat aku berubah?

Kalau aku dulu pernah hidup di dalam ketidak enakan. mudah terpenaruh akan orang2 walau aku sudah memiliki komitmen untuk melakukan suatu hal yg buruk, tetap saja aku melakukan itu. Mengapa itu terjadi? Lama telah kucari, akhirnya aku menemukan sebuah perkataan yg gak asing lagi bagiku. Yaitu, Pergaulan buruk merusakkan kebiasaan yang baik. Saat kita berkumpul bersama orang2 yg hidupnya teratur, maka secara otomatis kita akan mengikuti gaya hidup mereka. Begitu juga halnya bila kita berkumpul dengan org yang pergaulannya kacau. Mari kita liat selanjutnya.

Aku pernah berkata kalo aku gak akan merokok satu batangpun rokok, aku gak akn minum2 keras, aku gak akan melakukan hal yg tidak menyenangkan hati Tuhan. Tapi aku telah mengingkari semua itu. Karena pergaulan yang buruk aku telah melakukan semua itu. Saat itu aku n teman2 yg lain berkumpul. Mereka semua merokok and minum, aku juga jadi pengen. Akhirnya ku merokok n minum juga. Walau aku tidak selalu merokok n tidak selalu minum, tapi kalo mereka mengajak, pasti aku mau ikut. Mungkin rokok gak kulakukan lagi. Paling sampe sekarang aku baru mengisap kira2 kurang dari sepuluh batang. Itupun gak habis di isap per batangnya. Tapi kalo minum, aku minum seenakku aja, tapi gak pernah sampe mabuk Walau aku berkata gak sampe habis n gak sampe mabuk, aku telah melangggar komitmenku dulu. Aku telah melakukan hal yg tidak disenangi Tuhan. Memang benar perkataan diatas tadi. Pergaulan yg buruk merusakkan kebiasaan yang baik. Ketika aku jarang bertemu dgn kawan2ku tadi, aku jrg kumpul sama mereka, aku merasa hal2 yg tidak menyenangkan hati Tuhan bisa dihindari. Tapi hanya ada satu hal yg paling penting kita ketahui. Kita tak akan memiliki kuasa untuk lepas dan menghindari semua itu kalo bukan karena Tuhan yang telah mengasihi kita. Jika kita memiliki Dia dan Dia ada di dalam kita, maka Apapun tak berkuasa atas kita kecuali Dia ygn telah mati di kayu salib untuk dosa2 kita. Semoga postinganku ini dapat berguna bagi kita.
GBU

5 comments: (+add yours?)

-G- said...

Amiiin, mmg keputusan itu harus diambil dan setelah itu minta Roh Kudus yg bekerja di dalam dan melalui kita, krn klo dgn kekuatan sendiri ga akan mampu.

Good entry. JLU.

Bigyst said...

betul bener tuh kata si -G-, kita gak akn mampu dengan kekuatan kita sendiri

laurencia said...

iya dek ... apalagi yang buruk2 tuh yg enak didaging kita ... sniff..

postingan bagus dek ... :)
GBY always

leipzic said...

bukan cuma dalam hal2 seperti rokok dan minum, tapi kebiasaan yang baik juga berbicara tentang semangat hidup, tujuan hidup, arti hidup, cara memandang sebuah masalah. memang benar, lingkungan benar-benar akan memberikan pengaruh bagi kita. dan aku pikir jarang sekali ada orang yang tidak terpengaruh dengan lingkungannya. itulah sebabnya ada ayat yang juga berbicara untuk segera menyingkirkan "iblis2" yang ada di sekeliling kita (kalau nggak salah waktu itu rasul Paulus yang berbicara), hmmm.. tapi satu hal yang aku percaya, Tuhan tidak akan pernah menyerah dengan orang yang dicintaiNya... Dia akan tarik terus sampai orang itu kembali... :)

Caroline Sutrisno said...

kita selalu pengen ngelakuin yang nyenengin hati Tuhan tapi kerna daging itu lemah jadi apa yang kita buat selalu hal2 yang berlawanan dengan keinginan kita itu. makanya Tuhan kasi Holy Spirit biar kita dimampukan buat melakukan semua sesuai dengan kehendak Tuhan.

Post a Comment